Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL- Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Prof. Dr Sri Adiningsih mengapresiasi peningkatan ekonomi yang terjadi di Kota Tegal. Hal itu diungkapkan Sri Adiningsih dalam sambutannya ketika menghadiri Lokakarya Akselerasi, Sinergi dan Inklusi Keuangan Mikro (AKSI Mikro) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tegal bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan di Hotel Bahari Inn. Senin (15/5).

Kota Tegal dikatakan Sri Adiningsih sudah cukup berhasil membangun ekonomminya sehingga kemiskinan dan pengangguran sehingga dapat ditekan di bawah angka nasional. “Walaupun kondisi ekonomi global dan regional yang sekarang ini penuh ketidakpastian, namun terbukti Kota Tegal tetap tumbuh berkembang,terbukti masih banyaknya investor yang tertarik menamkan modalnya,”ucapnya.

Bisnis dan ivestasi di Kota Tegal harus berkembang, karena dunia usaha memberikan peran dalam menyerap tenaga kerja sumber penghasilan warga. Karena lebih dari 99 persen usaha di Indonesia adalah UMKM. “Artinya bahwa usaha mikro dan kecil adalah tulang punggung ekonomi Indonesia”,ujar Sri.

Sementara itu terkiat tidak adanya akses Exit Tol ke Kota Tegal, Sri Adiningsih juga berpesan kepada Pemkot Tegal agar mampu meningkatkan ekonominya dengan berbagai potensi lokalnya. “Pemerintah Kota Tegal harus mampu menjadikan daerahnya menjadi menarik untuk dikunjungi. sehingga walaupun tidak ada exit tol nantinya, warga dari luar Kota Tetap tertarik untuk berkunjung ke Kota Tegal”ucap Sri.

Disamping itu lanjut Sri, Pemerintah Kota Tegal, juga harus meningkatkan peran pemasaran on line. sehingga walaupun Kota Tegal nanti akan terdampak adanya Tol, para pelaku UMKM tidak kebingungan dalam mejual produk-produknya. “Karena melalui pemasaran on line, produk-produk mereka tetap akan dilihat konsumen bahkan di seluruh dunia”,pungkasnya

Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dalam sambutan pembukaanya mengapresiasi adanya kegiatan tersebut, menurutnya kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemeritah Pusat dan Daerah serta BUMN dan lembaga keuangan kepada para pelaku UMKM di Kota Tegal. Aksi Mikro dikatakan walikota diharapkan menjadi sarana meningkatkan informasi terkait fasilitasi kredit bagi usaha mikro, selain itu sebagai sarana diskusi dan sharing para pelaku usaha dalam usahanya memperoleh fasilitas keuangan guna meningkatkan produknya.

Sebagai salah satu penyumbang PAD, UMKM selama ini juga menjadi fokus pengembangan Pemerintah Kota Tegal. Berkat berbagai program pengembangan, jumlah umkm di Kota TEgal diungkapkan walikota bahkan mengalami jumlah peningkatan peningkatan yaitu tahun 2015 35. 460 unit di tahun 2016 menjadi 36202 unit ditahun 2016 atau naik 2.09 persen. Hal ini karena di dorong dengan berbagai kemudahan layanan administrasi serta izin usaha yang hanya melalui Program PATEN di kecamatan.

Walikota juga berharap hasil-hasil yang didapat dari pertemuan tersebut, dapat menjadi bahan rujukan bagi penyusunan kebijakan ekonomi di tingkat Pemerintah Pusat.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto program Aksi Mikro bertujuan mendekatkan lembaga keuangan dengan masyarakat . Menurutnya peran UMKM harus ditingkatkan karena peranya sebagai basis ekonomi rakyat yang harus didukung dengan adanya fasillitas permodalan yang mudah dari lembaga keuangan perbankkan dan non perbankkan.

Harapannya Aksi Mikro ini dapat berguna bagi penerima manfaatnya yaitu para pelaku UMKM maupun anggota masyarakat yang baru memulai usahanya.

Top