Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL- Semakin masifnya penyebaran berita hoax atau berita bohong di berbagai media rupanya masih menjadi sorotan bagi Pemerintah Kota Tegal. Setelah bulan lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mencanangkan Gerakan Tegal Berantas Hoax (Gebrax) sebagai tindaklanjut maraknya pemberitaan bohong, Kali ini Pemkot Tegal kembali mengingtakan warganya agar tetap cermat dalam menilai berita yang tersebar diberbagai media.

Dalam dialognya dengan warga Kelurahan Keturen. Jumat (12/5) yang di Pendopo Kelurahan Keturen Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno bahkan mengungkapkan betapa bahanya dampak yang ditimbulkan dari adanya berita hoax tersebut. “Selain menyesatkan, hoax juga menimbulkan keresahan serta ketidaknyamanan lingkungan bahkan dikahwatirkan dapat memicu perpecahan”,ucap walikota.

Tidak hanya menyoal persoalan hoax, kepada warga Keturen walikota juga berpesan agar warga berhati-hati dalam mengkonsumsi berbagai tayangan ada di Televisi salah satunya sinetron. Sinetron sekarang ini menurut walikota ceritanya lebih banyak berisi pertengkaran. Karena itu walikota berharap, warga Keturen terutama para ibu sebagai orang tua agar lebih banyak mengisi aktifitas sehari-harinya dengan kegiatan yang lebih positif. “Ibu-ibu jangan terlalu sering nonton sinetron, isinya lebih banyak pertengkaran, lebih baik kegiatanya diisi dengan mengikuti PKK,olaharaga bersama atau pengajian”,ucap walikota.

Selain berdialog dengan warga, dalam kegiatan tersebut walikota beserta jajaranya juga menyampaikan berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan di Kelurahan Keturen dan sekitarnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tegal Sugianto ST, MT mengatakan berbagai program infrastruktur yang akan dikerjakan di wilayah Keturen diantaranya penggantian lampu di Jalan Gatot Subroto dan Dewi Sartika dengan lampu LED putih serta perbaikan jembatan yang rusak di wilayah Keturen.

Tidak hanya itu, Sugianto juga mengungkapkan saat ini warga Kota Tegal yang ingin mempunyai jaringan PDAM dapat mengajukannya bahkan dengan tanpa DP sampai dengan akhir Juni mendatang. Program tersebut dikemukakan Sugianto merupakan bagian dari program PDAM Kota Tegal dalam rangka memperingati Hari jadi Kota Tegal serta sebagai bentuk kepedulian Pemkot Tegal bagi warganya yang ingin memiliki jaringan air bersih. “Selain tanpa DP warga juga bisa mengangsurnya selama 10 Kali”, pungkas Sugianto.

Top