Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Uang tidak layak edar, baik karena rusak ataupun uang yang memang sudah dicabut dari peredaran, yang terkumpul di KPw BI Tegal hampir setiap harinya dimusnahkan. Dengan alat canggih yang sudah tersedia di BI Tegal ini, memusnahkan uang tidak layak dalam jumlah triliunan rupiah, yang terkumpul dari perbankan atau masyarakat se-Eks Karasidenan Pekalongan.

Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal, Joni Marsius mengatakan, uang tidak layak edar, ataupun yang memang sudah dicabut peredarannya, memang harus dimusnahkan. Uang tidak layak edar dan yang sudah dicabut edarnya ini didapat dari perbankan maupun masyarakat. Terhitung pada Mei 2017 kemarin, jumlah perputaran uang yang keluar mencapai Rp 3,7 T dan uang yang masuk mencapai Rp 2,4 T. Dari jumlah uang yang masuk didapat uang tidak layak mencapai Rp 1,309 T. Sedangkan di bulan Juni tercatat pada tanggal 7 Juni kemarin, jumlah uang yang ditarik mencapai Rp 1,338 T.

Dijelaskan Joni, memang sudah menjadi aturan, uang tidak layak edar karena rusak, lusuh, cacat ataupun sudah dicabut edarnya, harus segera dimusnahkan. Karena itu, KPw BI Tegal tak henti-hetinya menghimbau masyarakat segera menukarkan Uang Tidak Layak Edar (UTLE) untuk ditukarkan menjadi Uang Layak Edar (ULE).

Sementara terkait peredaran uang palsu, Joni mengatakan dari Januari hingga Mei 2017 telah menemukan sebanyak 1.777 lembar uang palsu. Jumlah tersebut didominasi pecahan Rp 50 ribu. BI menghimbau agar masyarakat selalu cermat dan kenali uang dg cara 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

Top