Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Setelah meredup sejak 3 tahun terakhir, kini permintaan tekstil khususnya sarung di tahun 2017 kembali bergairah dan begitu terasa mengalami peningkatan permintaan. Jika dulu, proses produksi tetap berjalan namun besarnya permitaan tidak sebanding dengan banyaknya stok yang tersedia di pabrik, namun kini sebaliknya, hampir setiap produksi sarung model baru, langsung dipesan dan dikirim. Demikian disampaikan Pengusaha Tekstil dan Sarung PT Asaputex Jaya, Jamal Alkatiri saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/6).

Menurutnya, dari tahun 2014, 2015 hingga 2016 tetap ada permintaan namun tidak begitu meningkat seperti tahun ini. Meskipun ditahun ini sempat terpengaruh kondisi pilkada di ibukota, namun sejak April kemarin sudah kembali membaik dan permintaan sangat banyak.

Ditambah lagi, tren saat ini banyak perusahaan yang memberikan THR berikut dengan bingkisan sarung. Sekarang bukan lagi memberikan dengan parcel, namun lebih banyak yang memberi sarung. Untuk memenuhi permintaan ini, Jamal melaksanakan lembur bagi karyawannya termasuk merekrut karyawan pocokan.

Produk unggulannya yakni Pohon Kurma sudah menguasai baik pasar lokal, nasional maupun ekspor. Gebrakan yang dilakukannua yakni dengan masuk menjadi sponsor disalah satu tv swasta untuk lebih mengenalkan Pohon Kurma. Dengan 22 jens model yang ditawarkan, pohon kurma siap dikirim kemana saja. Dibulan ini saja sudah 3 kontainer sarung dikirim memenuhi permintaan. Untuk pasar ekspor, Jamal menjual ke wilayah Timur Tengah, Emirat Arab, Dubai dan Qatar.

Ditambahkannya, dari 22 jenis model pohon kurma yang dibuat, saat ini yang paling digemari adalah model item, dengan corak warna full hitam, saat ini banyak diminati. Untuk membuat sarung dan memenuhi permintaan konsumen, Jamal tetap memberdayakan mitra penenun yakni masyarakat yang bisa bekerja menenun dirumah-rumah. Sementara harga sarung yang ditawarkan, yakni jenis Palekat dari harga Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu, sedangkan jenis Goyor atau ATBM seharga Rp 300 ribu

Top