Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL – Sebanyak 60.477 anak di Kota Tegal menjadi sasaran kampanye Imunisasi Measles dan Rubella (MR) pada tahun 2017. Hal itu diungkapkan Dr.dr Suharjo selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal saat membacakan laporannya saat Pembukaan Pencanagan Kampanye Imunisasi MR di Kompleks Posyandu Mawar Merah, Tegalsari Kota Tegal. Selasa. (1/8) pagi.

Pencanangan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno yang ditandai dengan penyerahan alat peraga suntik dari walikota kepada Plt. Dinkes Kota Tegal serta prosesi penyuntikan kepada salah satu balita sebagai tanda dimulainya Pencanangan Kampanye Imunisasi MR yang disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kota Tegal serta seluruh jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Walikota dalam sambutannya mengatakan sehat adalah elemen penting dalam siklus perkembangan bayi dan balita. Imunisasi harus diperhatikan yang sering terlewatkan dan abaikan sehingga membawa dampak tidak baik bagi masa depan anak-anak. Imunisasi MR sering diabaikan karene gejalanya yang mirip flu biasa dan alergi, khususnya ibu yang megandung harus juga mengikuti ini.

Dikatakan walikota, Ibu dan orang tua sekarang ini harus memahami pentingnya imunisasi jangan takut anak nya disuntik, kita pikirkan masa depan dan bayi yang dikandung agar terhindar dari campak. Kepada para ulama dan tokoh masyarakat sampai guru juga diharapkan dapat mensukseskan kampanye imunisasi MR. “ Ini waktu yang tepat terlebih gratis, manfaatkanlah jangan sampai dampaknya muncul setelah anak dewasa”,ucap walikota.

Selain itu berdayakan semua kegiatan ibu-ibu terkait dengan kesehatan. Dengan jumlah Posyandu 190, jadikalanlah ini kepedulian bersama untuk menuju Kota Tegal yang bebas dari Measles dan Rubella pada tahun 2020.

Kepada para kader kesehatan, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang sering kegiatannya sering langsung terjun ke masyarakat, walikota berpesan agar jangan pernah jenuh dan bosan menyampaikan serta mensosialisasikan berbagai program kesehatan termasuk imunisasi MR. “Karena ini investasi kita untuk mewujudkan generasi yang cerdas”,ungkapnya.

Setelah membuka pencanangan kampanye, Bersama Forkopimda dan Kepala OPD, walikota kemudian meninjau anak-anak sekolah serta balita yang akan di Imunisasi di Posyandu Mawar Merah.

Sementara itu, Dr.dr.Suharjo dalam laporannya mengatakan, Measles dalam Bahasa Indoneisa diartikan Campak,sedangkan Rubella sendiri adalah Campak Jerman. Penyakit ini muncul ditandai tanda kemerahan pada kulit, muka, serta mata dan badan yang disertai nyeri pada tenggorokan karena adanya infeksi pernafasan.

Suharjo mengatakan penyakit ini sangat berbahaya karena selain dapat menyebabkan kebutaan, penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian karena komplikasinya dengan meningitis. Tidak hanya itu, Measles dan Rubella juga dapat menyebabkan keguguran serta cacat pada janin yang dikandung.

Satu-satunya untuk mencegah penyakit ini adalah melalui Imunisasi. Kampanye Imunisasi MR ini akan dimulai pada Agustus dan September 2017 yang dilakukan disemua provinsi di Pulau Jawa, adapun untuk di luar Pulau Jawa pelaksanaanya akan dilakukan pada tahun 2018.

Adapun Sasaranya adalah anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Dari hasil pendataan di Kota Tegal ada 60.477 sasaran yang akan menjadi sasaran imunisasi. Pelaksananya akan dilakukan disekolah, posyandu serta pelayan kesehatan lainnya. “Di Kota Tegal untuk bulan Agustus akan dilakukan di semua sekolahan, september akan dilakukan di posyandu”,terang Suharjo.

Top