Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL - Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal yang diselenggarakan pada hari Selasa (26/9) malam di Pedopo Ki Gede Sebayu Balaikota Tegal dihadiri PLt. Walikota Tegal Drs. HM. Nursoleh, M.M.Pd, Dandim 0712 Tegal, Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal, Camat, Lurah serta anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan Kota Tegal.

Drs. HM. Nursoleh, M.M.Pd selaku Plt. Walikota Tegal dalam sambutannya memberikan salah satu contoh yang baik dalam memaknai sebuah peristiwa hijrah. Bahwa hijrah memiliki dua makna, yakni makna Siyasah dan makna Falsafah. ‘’Dalam makna Siyasah, rasulullah memberikan contoh strategi dalam mengahadapi lawan secara cerdas. Ketika jumlah umat islam di Mekkah belum begitu banyak, dan tekanan dari kaum kafir semakin hari semakin menjadi, rasulullah berfikir hal ini tidak bisa terus dibiarkan. Akhirnya rasulullah pun mengambil keputusan yang tidak diperhitungkan oleh kaum kafir sama sekali. Beliau rasulullah mengambil teori : mundur satu langkah, untuk maju seribu langkah. Beliau pun mengajak umat muslim mekkah untuk berhijrah ke Yatsrib / Madinah. ’’ Paparnya.

Sedang dalam makna Falsafah, Plt. Walikota Tegal juga menambahkan bahwa peristiwa hijrah harus dimaknai sebagai upaya untuk terus aktif bergerak dan dinamis, untuk menuju kondisi yang lebih baik. Rasulullah hijrah dari Mekkah ke Madinah bertujuan untuk mendapatkan kehidupan sosial umat muslim yang lebih baik. Hijrah tak selalu berarti perpindahan fisik, tetapi juga perubahan kondisi, psikologi, dan ghirah menjadi lebih baik.

‘’Kisah ini memberikan pelajaran kepada kita, bahwa untuk memperjuangkan sesuatu yang haq, dibutuhkan strategi yang cerdas. Tak hanya bermodalkan semangat dan teriakan. Tak hanya bermodalkan keberanian dan kenekatan, tetapi juga kalkulasi dan pemetaan kekuatan yang akurat.’’ Pungkasnya.

Dalam kesempatannya KH. Abu Chaer Annur sebagai pembicara juga memberikan penjelasan detail mengenai hijrah dan sejarahnya. Dengan model pemberian tausiyah tersebut nampak para hadirin mengikuti dengan baik hingga sesi terakhir.

Top