Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Peringatan Khaul Mbah Kepyar yang sudah dilaksanakan ke 28 kali, selalu di barengi dengan sedekah bumi yang dilaksanakan oleh masyarakat Kelurahan Kalinyamat Wetan. Kusriyanto selaku ketua panitia di temui saat pelaksanaan khaul dan sedekah bumi, Minggu (5/11) tersebut menyampaikan bahwa bentuk dari peringatan tersebut adalah dengan mengadakan doa-doa kepada ahli kubur yang sudah dimakamkan di makam Kepyar Kelurahan Kalinyamat Wetan, serta sedekah bumi, dimana kegiatan tersebut merupakan bentuk rasya syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan berbagi kepada sesama.

Kusriyanto menceritakan awal dari Khaul ini adalah ketika salah satu tokoh agama yang memiliki pengaruh KH. Ahmad memberikan amanat agar dalam pelaksanaan sedekah bumi yang diselenggarakan oleh masyarakat kelurahan kalinyamat Wetan tersbut juga mengadakan oleh Khaul kepada kaum alim, leluhur yang sudah mendahului dan dimakamkan di makam Kepyar, berawal dari amanat tersebut kemudian warga sepakat untuk mengadakan khaul dan sedekah bumi di makam Kepyar.

Sementara itu, Plt. Walikota Tegal, Drs. M Nursholeh, M.MPd yang hadir secara langsung dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Ia merasa bahagia dengan kegiatan tersebut, karena menurut Nursholeh, ini menunjukan masyarakat Kelurahan Kalinyamat Wetan Ta’dhim kepada para ulama, sesepuh dan leluhur yang sudah meninggal.

Ia menambahkan khaul adalah mendoakan ahli kubur untuk mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT, sesuai sunah Rosul yang selalu berziarah ke makam para Syuhada di bukit uhud setiap tahun, Beliau selalu berziarah dan berdoa bagi mereka.

Dan yang tidak kalah pentingnya menurut Nursholeh adalah menjadikan sedekah bumi sebagai ajang untuk saling berbagi kepada sesama, dan merupakan momentum yang mampu mengingatkan kita untuk menyalurkan sebagian rezeki yang kita peroleh untuk disedekahkan kepada pihak-pihak yang berhak, sebab menurut Nursholeh sedekah bumi zaman dahulu muncul, saat masyarakat zaman dahulu menyisihkan sebagian rezekinya yang berupa hasil bumi.

Nursholeh berharap, momentum ini senantiasa mengingatkan kita untuk berbagi terhadap sesama dan berbuat kebajikan sehingga Allah senantiasa memberikan ridho dan kelapangan rezeki kepada kita semua.

Top