Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Tegal – Ibarat mendapat durian runtuh, itulah mungkin ungkapan yang pas buat Tardi Sagita warga jalan Jombang No. 18 RT 009 yang mendapat salah satu hadiah utama berupa satu buah sepeda motor dari 3 motor yang menjadi hadiah utama undian tamades dan hadiah lainnya yang mampu menarik antusiasme warga, mereka dengan sabar menanti undian sambil harap-harap cemas semoga beruntung seperti Tardi Sagita, Sabtu (11/11/2017).
Hadiah sepeda motor yang diterima oleh Tardi Sagita lebih special lagi karena di undi langsung oleh Plt. Walikota Tegal, Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd atau yang akrab dipanggil Kang Nursholeh.

Dalam penyerahan hadiah sepeda motor tersebut Kang Nursholeh berpesan agar hadiah tersebut jangan sampai di jual, “Sepeda motornya jangan di jual ya, tapi dipakai sendiri,” ucap Kang Nur yang di iyakan oleh perwakilan keluarga Tardi Sagita sebagai penerima hadiah.

Dijelaskan oleh Kang Nursholeh, Tabungan masyarakat desa atau Tamades merupakan salah satu produk yang diperuntukkan bagi masyarakat, baik perorangan, lembaga, badan usaha yang merupakan produk BPR BKK Kota Tegal. Acara gebyar undian Tamades ini merupakan bentuk penghargaan bagi nasabah/penabung, “Penarikan undian Tamades ini rutin dilakukan setiap tahun dengan hadiah yang besar dan menarik,” ungkap Kang Nursholeh.

”Undian Tamades dikandung maksud dan tujuan sebagai ungkapan terima kasih BPR BKK Kota Tegal kepada masyarakat atas kepercayaan para nasabah kepada BKK, sifatnya pun merupakan undian umum bagi penabung yang diharapkan menambah saldo tabungan,sehingga memiliki peluang yang besar,” tambah Kang Nursholeh.

“Oleh karena itu, jangan takut-takut untuk menabung di BKK Kota Tegal, karena sebagai Perusahaan Daerah (PD), BKK ini sudah masuk LPS, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk menabung, meminjam atau mendepositokan uangnya, bunganya pun juga kompetitif,” ajak Kang Nursholeh.
Lebih lanjut Kang Nursholeh menjelaskan BPR BKK harus dapat mencari nasabah masyarakat kecil, terutama para pedagang, dan pelaku usaha rumah tangga merupakan potensi market. BKK harus bisa balapan dengan rentenir yang dengan mudahnya mengeluarkan uang pinjaman langsung dari kantongnya kepada rakyat kecil dan pedagang di pasar, “BKK harus dekat, harus berpihak, namun dengan tetap memperhatikan arus kelancaran pengembalian nasabah. Perhatikan kelayakan calon nasabah untuk menghindari kredit macet,” pungkas Kang Nursholeh.

Acara dilanjutkan dengan pengundian hadiah menarik lainnya.

Top