Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Untuk menyambut Imlek atau Tahun Baru Cina sudah pasti identik dengan kue keranjang atau dodol ranjang. Kue keranjang menjadi tradisi memeriahkan dan mengisi perayaan imlek.

Mindayani salah seorang pengusaha kue keranjang di kota Tegal mengatakan membuat kue keranjang rutin dilakukan setiap tahun menjelang imlek. Kue keranjang yang berbahan baku tepung ketan ini sudah dikreasikan dengan berbagai rasa.

Selain rasa original, juga ada rasa kakao, pandan dan strawberry. Untuk tahun ini diakui Mindayani lebih banyak permintaannya dibanding tahun kemarin. Meski tahun ini ada kenaikan harga bahan baku, khususnya tepung ketan yang semula harga Rp 13.500 menjadi Rp 15.000/ kg, Mindayani tidak menaikkan harga jual kue keranjangnya. Untuk satu dus kue keranjang isi 4 kue rasa original seharga Rp 18 ribu dan rasa kakao, pandan dan strawberry per dus seharga Rp 20 ribu.

Dari sekian banyak varian rasa, hanya rasa originallah yang paling banyak dipesan. Diceritakan Mindayani, bagi orang Tiong Hoa, kue keranjang memiliki filosofi rasanya yang manis dan bentuknya yang lengket agar hidup ditahun baru semakin lengket atau erat dan manis bahagia.

Biasanya, kue keranjang akan ditumpuk dan ditata menjulang tinggi yang diartikan agar rejekinya semakin meninggi atau bertambah.

Untuk memenuhi permintaan konsumen, Mindayani mempekerjakan 8 orang karyawan tetap dan belasan tenaga tambahan yang hanya bekerja saat menjelang imlek saja. Mereka yang membeli tidak hanya dari Tegal saja, tetapi ada juga dari Solo, dan pembeli dari luar kota lainnya yang langsung datang ke rumah Mindayani.

Top