Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Dalam rangka menciptakan ketertiban, kenyamanan dan keindahan di kota Tegal, Dinas Sosial dan Satpol PP Kota Tegal Rabu (28/2) melakukan Razia Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) di jalan-jalan wilayah kota Tegal.

Tim Dinsos dan Satpol PP berangkat dengan tiga unit mobil menyisir dari jalan Kol Sudiarto, jalan Setiabudi, kawasan Pasar Pagi, Pasar Kejambon, jalan KS Tubun dan jalan Kapt. Sudibyo. Hasilnya sebanyak 18 orang PGOT dibawa ke Dinsos untuk didata.

Sekretaris Dinsos Kota Tegal Siti Cahyani mengatakan dalam bulan ini, razia yang digelar merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya pada 15 Februari juga dilaksanakan razia PGOT.

Menurutnya, setiap bulan ada dipastikan selalu ada kegiatan razia. Hal ini dalam rangka menciptakan ketertiban sekaligus pembinaan kepada mereka yang memiliki masalah sosial. Selain itu, razia juga digelar menindaklanjuti adanya aduan masyarakat khususnya para pemilik toko terhadap pemain angklung.

Sebab, mereka bermain angklung atau mengamen dari pagi hingga pukul 9 malam membuat para pemilik toko merasa terganggu. Para pemilik toko juga sepakat dengan membuat surat pernyataan bersama.

Ditegaskan Cahyani, bahwa dinas tetap berpegang pada Perda tentang ketertiban umum yang harus dan selalu dikedepankan. Pihaknya memahami bahwa musik angklung merupakan alat tradisional dan suatu kesenian, namun dikarenakan dirasa kurang tertib, terpaksa untuk selanjutnya akan dilakukan pembinaan.

Cahyani mengakui memang dari PGOT yang terjaring masih terdapat wajah-wajah lama yang kerap terciduk. Sejauh ini untuk panti rehabilitasi memang sangat terbatas, jadi pihaknya masih sebatas dalam tahap pembinaan. Namun nantinya, direncanakan di kota Tegal akan dibuat rumah singgah. Bulan depan baru akan dilakukan studi banding ke luar kota, terkait dengan rumah singgah sebagai wadah pembinaan para PGOT.

Top