Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

IMG-20200115-WA0025Tegal Kota_Pangkalan Angkatan Laut atau Lanal Tegal Rabu pagi (15/01) melaksanakan upacara Hari Dharma Samudra bertempat di Dermaga Pelabuhan Pelindo Jl. R.E. Martadinata Kel. Tegalsari Kec. Tegal Barat Kota Tegal. Menghadapi revolusi 4.0 Danlanal berpesan agar prajurit TNI Angkatan Laut dituntut untuk lebih adaptif, produktif, berinovasi tinggi dan kompetitif dalam meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas.

Amanat Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. yang dibacakan Inspektur Upacara Komandan Lanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis menyatakan upacara yang diselenggarakan setiap tahun ini, pada hakikatnya merupakan media dalam memberikan pewarisan nilai-nilai kejuangan yang harus dilestarikan, agar terus terjaga semangat dan jiwa tempur prajurit dalam menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Pertempuran laut arafuru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962 merupakan peristiwa heroik dalam sejarah Angkatan Laut kita yang ditunjukkan pelaut-pelaut kita dibawah kepemimpinan Komodor Yos Sudarso sebagai prajurit laut, beliau menunjukkan keteladanan dan inspirasi kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang diemban. Sifat rela berkorban dan ikhlas dalam bekerja merupakan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan dalam peristiwa tersebut" ucap Ridwan Azis

Pertempuran yang dihadapi saat ini dalam mewujudkan kedaulatan dan keutuhan wilayah/negara Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak banyak berubah, namun hanya menunjukkan karakter pertempuran yang berbeda. Segala tantangan menyangkut batas laut teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Indonesia dan khususnya TNI Angkatan Laut. Oleh sebab itu, nilai-nilai kejuangan Yos Sudarso dan pelaut-pelaut tersebut wajib diwarisi oleh seluruh Prajurit TNI Angkatan Laut saat ini, yaitu agar tetap tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengaruh era globalisasi, tantangan kita sebagai garda pelindung keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi semakin kompleks" tambah Ridwan Aziz. Jadi prajurit TNI Angkatan Laut dituntut untuk lebih adaptif, produktif, berinovasi tinggi dan kompetitif dalam meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas. Namun dalam proses itu jangan sampai melupakan jati diri seorang prajurit yang selalu berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI Angkatan Laut.

Sementara itu Watimpres bidang wawasan Kebangsaan Habib Lutfi bin Ali bin Yahya mengatakan agar bangsa Indonesia harus bisa menunjukkan bahwa Indonesia kuat, Indonesia hebat. "Nasionalisme harus kita jaga dengan baik. Kita harus mengenal sejarah, jika kita kenal sejarah maka kita akan menghargai jasa para pahlawan" tegas Habib Lutfi. Kami bangga pada kepada para nelayan, paling tidak menjadi informan akan menjadi mata dan telinga keluasan wilayah Indoensia karena mereka tahu mana yang hak dan tidak.

Habib Lutfi berpesan agar jagalah keutuhan Republik ini jagalah persatuan dan kesatuan pasalnya dengan bekal persatuan dan kesatuan Indonesia akan menjadi kuat.

Upacara Hari Dharma Samudra dihadiri Danyonif 407/PK, Letkol Inf Sultan Pandopotan Siregar, SIP, Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rhondijah, S.si dan Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, SE, MM.

Top