Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

kuliah dhuha KH. MujtahidTegal Kota_Pemerintah Kota Tegal kembali menggelar kuliah dhuha di Mushola Adipura Kota Tegal, Senin (19/04/21). Kuliah Dhuha kali ini di isi dengan penceramah KH. Mujtahid dari Kota Tegal.

Seperti biasa kuliah dhuha dilaksanakan secara virtual diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Mukhidin siswa dari MAN Kota Tegal dan saritilawah yakni Nadia yang  merupakan siswi MAN Kota Tegal. Untuk tema kuliah dhuha membawakan tema "Yuk, Menjadi Generasi Islami yang Sadar Kebangsaan".

KH. Mujtahid dalam isian ceramahnya menjelaskan ramadhan merupakan alat pengukur iman, mereka yang mengerjakan ibadah puasa berarti termasuk orang orang beriman dan sebaliknya jika mereka tidak menjalankan ibadah puasa tanpa ada halangan orang tersebut belum bisa dikatakan orang beriman.

"Ada ketentuan orang yang tidak diperbolehkan menjalankan puasa yakni anak kecil belum baligh atau dewasa sehingga tidak wajib puasa, orang gila, orang sakit, haid dan nifas, hamil dan menyusui, serta orang dalam perjalanan jauh" kata Mujtahid.

Manfaatkanlah bulan ramadhan sebaik mungkin, ambil hikmahnya karna bisa dijadikan sebagai bulan pendidikan karena banyak orang mengaji dan mendalami amalan yang lain untuk nanti bekal di akherat,

Menyinggung tema saat ini, Mujtahid mengatakan banyak saat ini anak anak yang mengidolakan hal-hal yang bersifat kehidupan barat sehingga rasa kebangsaan untuk memiliki negara Indonesia hampir tergeser. "Ayo kuatkan rasa persatuan kita agar indonesia semakin kokoh dengan tidak meniru kehidupan gaya barat, apalagi indonesia memiliki bahasa yang beragam dengan mempunyai filosifi ciri tersendiri dalam bahasanya" ujar Mujtahid.

Menurut Mujtahid bahwa filosofi bawaan dari ajaran walisongo harusnya menjadi tuntunan anak muda untuk pegangan melakukan iman dan taqwa kepada Allah SWT dan juga sebagai ikut andil dalam menjaga tanah air Indonesia.

Top