![]()
Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi
Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id
Change Language
KOTA TEGAL – Memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tegal melaksanakan ziarah ke makam salah satu tokoh penting dalam sejarah kepramukaan di Kota Tegal, R. Soepardjan, Ketua Kwarcab Kota Tegal pertama periode 1961–1963, di Pemakaman Beji, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal Rabu (12/08).
Ziarah dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tegal. Kegiatan tersebut turut didampingi Sekretaris Kwarcab Kota Tegal Sartono Eko Saputro, Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Hari Pramuka ke-65 Dorres Indrian Nugroho, serta jajaran Wakil Ketua Kwarcab, pengurus dan anggota Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se-Kota Tegal.
Dalam amanatnya, Agus Dwi Sulistyantono menyampaikan bahwa ziarah merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Pramuka. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para tokoh pendahulu yang telah meletakkan dasar perkembangan Gerakan Pramuka di Kota Tegal.
“Pada pagi hari ini, dalam rangka Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, Kwarcab Kota Tegal menunjukkan jati dirinya sebagai bagian dari sejarah panjang Gerakan Pramuka di Indonesia, khususnya di Kota Tegal. Salah satunya dengan menghargai jasa para pendahulu kita dalam kepramukaan,” ujar Agus.
Menurutnya, R. Soepardjan merupakan salah satu tokoh penting yang memiliki peran dalam perjalanan awal Gerakan Pramuka di Kota Tegal. Sebagai Ketua Kwarcab pertama pada 1961 hingga 1963, kiprah dan pengabdiannya menjadi bagian dari sejarah yang perlu terus dikenang oleh generasi penerus.
“Setiap peringatan Hari Pramuka, kita akan mengenang beliau, almarhum Bapak R. Soepardjan, sebagai tokoh Pramuka Kota Tegal. Beliau merupakan Ketua Kwarcab Kota Tegal yang pertama, periode 1961 hingga 1963,” ungkapnya.
Agus juga mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk menjadikan kegiatan ziarah bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai sarana menanamkan penghormatan terhadap jasa para pendahulu sekaligus meneruskan nilai-nilai pengabdian, kedisiplinan, kemandirian dan semangat Tri Satya dan Dasa Darma.
Ia menambahkan, keberadaan makam R. Soepardjan perlu terus dirawat dan dihormati sebagai salah satu bagian dari sejarah kepramukaan di Kota Tegal. “Semoga generasi penerus kita dapat lebih mencintai dan menghormati para tokoh yang telah berjasa. Beliau adalah salah satu tokoh penting yang akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Gerakan Pramuka di Kota Tegal,” lanjut Agus.
Usai pelaksanaan upacara ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam R. Soepardjan yang diawali oleh pembina upacara, ahli waris, dan kemudian diikuti para peserta ziarah.
Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Kota Tegal kemudian dilanjutkan dengan kegiatan anjangsana dan silaturahmi kepada sejumlah tokoh Gerakan Pramuka Kota Tegal.
Agus Dwi Sulistyantono menyampaikan, selain ziarah, kegiatan anjangsana menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepengurusan Kwarcab saat ini dengan para tokoh yang sebelumnya telah berkontribusi dalam perkembangan Gerakan Pramuka di Kota Tegal.
Anjangsana dilakukan kepada Drs. Khaerul Huda, yang pernah menjabat sebagai Ketua Kwarcab Kota Tegal periode 2009–2014, serta Dr. Maufur, yang menjabat Ketua Kwarcab Kota Tegal periode 2004–2009 dan pernah menjadi Wakil Wali Kota Tegal pada masa kepemimpinan Wali Kota Adi Winarso.
Agus mengatakan, melalui ziarah dan anjangsana tersebut, Kwarcab Kota Tegal ingin menjaga kesinambungan sejarah sekaligus mengambil keteladanan dari para tokoh yang telah mengabdikan diri bagi Gerakan Pramuka.
“Peringatan Hari Pramuka bukan hanya tentang kegiatan hari ini, tetapi juga bagaimana kita mengenang sejarah, menghargai jasa para pendahulu dan meneruskan semangat pengabdian mereka kepada generasi berikutnya,” pungkasnya. (*)